Karang Sebrotan / Karang Walet : Formasi Karang Khas dan Rumah Walet

Rumah walet berbentuk kubus, dan berwarna putih adalah ciri khas Karang Sebrotan. Mungkin karena itu juga tempat ini sering dipanggil dengan sebutan Karang Walet.

Karang Sebrotan dapat dengan mudah dikenali dengan rumah waletnya. Letaknya hanya beberapa ratus meter dari Karang Tepas. Kalian juga bisa melihatnya langsung dari Karang Tepas, tapi kalian harus kembali ke jalan untuk mengunjunginya karena gugusan karang setelah Karang Tepas dan Karang Cawene cukup berbahaya untuk dilalui, terutama jika air laut sedang pasang.

ombak yang menyemprot di Karang Sebrotan

Rumah walet berbentuk kubus, dan berwarna putih adalah ciri khas Karang Sebrotan. Mungkin karena itu juga tempat ini sering dipanggil dengan sebutan Karang Walet. Tidak seperti di Karang Tepas, di mana walet bersarang di gua kecil alami di dinding-dinding tebing, rumah walet di Karang Sebrotan memang dibuat oleh manusia, dan memang ini salah satu cara budidaya burung walet. Rumah walet ini harus didesain dengan cermat sesuai dengan kebutuhan burung walet yang tidak tahan dingin, tidak menyukai suhu yang berubah-ubah, sangat peka terhadap bau, gas, bensin, asap rokok, cat, belerang, atau bau pestisida.

Lokasi rumah walet juga harus tenang, terhindari dari gangguan binatang atau manusia. Hal ini menjadi sangat penting karena, sekali saja mereka merasa terganggu atau terancam, mereka tak akan kembali lagi untuk menghuni tempat yang sama. Jadi tidak disarankan untuk mengunjungi Karang Sebrotan dalam sebuah kelompok besar, karena berpotensi mengganggu ketenangan rumah walet ini.

Karang Sebrotan dari arah Sodong Parat

Dari Karang Walet ini, jauh ke sebelah timur, kalian bisa melihat Karang Tepas, dan jauh ke sebelah barat, kalian dapat melihat Sodong Parat. Memang Karang Sebrotan ini masih berada dalam satu gugusan bersama Karang Cawene, Karang Tepas, dan Sodong Parat. Gugusan ini cukup dikenal oleh warga sekitar yang sering berburu atau membudiayakan burung walet, karena memang merupakan habitat alami dari burung ini.

Ingin menjelajah Pesisir Selatan Garut dan berkemah di bibir pantai? Ayo agendakan trip kalian bersama Jelajah Garut di Beach Camp Garut South Coast!!!

Di sebut Karang Sebrotan karena struktur karang di sini akan langsung menyemprotkan (sebrotan) ombak besar ke udara.  Kalian yang hobi fotografi harus menunggu momen ini dan mengabadikan semprotan ombaknya. Seperti Karang Tepas, Karang Sebrotan juga masih sangat jarang dikunjungi, sehingga kalian harus menjaga diri, dan juga jangan merusak tempat yang masih asri ini.

Karang Sebrotan ini hanya dikunjungi orang lokal untuk memancing (selain mereka yang membudidayakan burung walet). Memang, formasi karang yang cukup tinggi dari air laut, seperti halnya di Karang Tepas, membuat tempat ini cocok untuk dijadikan arena memancing. Hanya saja, perlu kehati-hatian tingkat tinggi, karena tidak ada pagar pengaman apapun yang memisahkan batu karang dengan ombak samudera yang besar.

Karang Sebrotan dari kejauhan, difoto dari Karang Tepas dan Seorang tim Jelajah Garut di Karang Cawene.

Karang Sebrotan dari kejauhan, difoto dari Karang Tepas dan Seorang tim Jelajah Garut di Karang Cawene.

Harus tetep ekstra hati-hati jika kalian ingin berkunjung ke sini, Travelmate, apalagi jika air sedang tinggi atau sedang musim hujan, yang bisa membuat pijakan jadi licin. Menjaga keamanan pribadi juga bagian dari tanggung jawab ketika bepergian, apalagi pergi menjelajah ke tempat-tempat baru seperti Karang Sebrotan 🙂

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This