Potret Kekayaan Budaya Garut di Desa Wisata Saung Ciburial (5) : Reservasi

Pertanian Sawi di Desa Wisata Saung Ciburial by Riparhand

Travelmate memang bisa melihat dan melakukan banyak hal di Desa Wisata Saung Ciburial. Tapi perlu diketahui sama semua Travelmate, bahwa kesemua kegiatan yang akan dilakukan itu membutuhkan persiapan. Sehingga Travelmate harus melakukan reservasi jauh-jauh hari sebelumnya. Ngga lucu kan kalo Travelmate jauh-jauh ke sana pengen lihat desa wisata, tapi ternyata masyarakat desa-nya sedang tidak ditempat. Selain itu, reservasi juga bertujuan agar tidak terjadi bentrok dua rombongan tamu sekaligus.

Kegiatan-kegiatan di Desa Wisata Saung Ciburial ini cocok untuk grup besar, sekitar 40 orang. Jadi jika Travelmate ingin melakukan perjalanan sekolah, sekelas ataupun seangkatan, Desa Wisata ini cocok banget jadi tujuan Travelmate, karena di sini, selain berwisata, wisatawan juga bakal belajar banyak hal. Selain itu, biaya yang harus dibayarkan adalah biaya per kegiatan. Biaya per kegiatan itu relatif mahal jika harus ditanggung oleh grup kecil. Jika perjalanan dilakukan dalam kelompok besar, biaya akan ditanggung lebih banyak orang dan akan menjadi relatif murah.

Harga per kegiatan itu sewaktu-waktu dapat berubah. Banyak juga kegiatan yang belum dibahas di emagazine ini, seperti Outbond, memancing, kunjungan ke penyulingan akar wangi, dan banyak lagi. Jadwal kedatangan tamu pun sangat dinamis.

jadi kalau Travelmate harus reservasi dan harus tanya-tanya dulu, mending langsung dihubungi aja kontaknya :

Manajer Desa Wisata Saung Ciburial,
Kang Adi Ahmad Nasir di 085223622502

Atau ke Kang Hadian Hendracahya 081321094615

Atau via Email ke : desa.wisata.ciburial2010@gmail.com

Kini, tamu-tamu Desa Wisata Saung Ciburial terus berdatangan. Tidak hanya tamu lokal, tamu mancanegara pun sudah mulai diterima di desa ini. Tamu-tamu dari kedutaan besar negara lain mulai berdatangan. Jadi pastikan kunjungan Travelmate ke sini tidak bentrok dengan kunjungan tamu lain dengan cara reservasi terlebih dahulu.

Selain menerima tamu-tamu, desa ini juga sering kedatangan mahasiswa yang lagi praktek lapangan atau KKN, terutama mahasiswa yang berasal dari jurusan atau universitas pariwisata. Mahasiswa-mahasiswa ini bisa menetap di homestay warga hingga 1 bulan lebih. Beberapa karya mahasiswa pun bisa dilihat di sini, seperti tempat sampah dan marka jalan.

(1) : Lokasi
(2) : Atraksi Budaya
(3) : Trekking Kampung
(4) : Penginapan dan Homestay
(5) : Reservasi

foto by : Riparhand

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This