Garut Coffee Experience 2017: Milestone Kebangkitan Kopi Garut

Untuk mempromosikan kopi Garut, beberapa penggiat industri kopi di Garut berkumpul untuk membuat sebuah gebrakan, dengan menyelenggarakan acara Garut Coffee Experience 2017. Gabungan para penggiat kopi Garut, yang terkumpul dalam Garut Coffee Community, ini mengambil inisiatif untuk memperkenalkan kopi Garut ke masyarakat melalui rangkaian acara kompetisi Latte Art dan workshop Public Cupping Kopi Garut, serta screening film dokumenter kopi Indonesia, Aroma of Heaven.

View post on imgur.com

Acara yang diselenggarakan di Gedung Pendopo hari Sabtu (6/5/17) kemarin ini dihadiri tidak hanya oleh para penggiat industri kopi, tapi juga para penikmat kopi se-Priangan Timur. Tidak hanya itu, Kompetisi Latte Art Throwdown yang pertama di Garut ini diikuti oleh barista-barista se-Priangan Timur dan Bandung. Para panitia juga mengundang para pakar kopi, dari mulai Q Grader hingga barista berpengalaman, untuk menjadi juri kompetisi ini.

View post on imgur.com

Menurut Kang Roni, seorang barista berpengalaman dari Tasikmalaya, event kompetisi Latte Art yang pertama ini bisa menjadi gerakan awal bagi para penyeduh kopi. Nantinya hal ini akan meningkatkan kualitas, tidak hanya baristanya, tapi juga kopi yang disajikan, mengingat penyeduh kopi adalah ujung tombak dari kualitas kopi.

 

Edukasi Kopi Melalui Film Dokumenter

Garut Coffee Experience 2017 ini juga menyajikan hiburan, sekaligus edukasi kopi, kepada para pengunjung melalui screening film dokumenter Aroma of Heaven arahan sutradara Budi Kurniawan. Film ini mendokumentasikan berbagai hal tentang kopi Indonesia dari mulai sejarahnya hingga kedekatannya dengan budaya Nusantara dengan sinematografi yang sangat apik. Film ini sukses menghipnotis para pengunjung dari awal hingga film selesai.

View post on imgur.com

Setelah screening selesai, para pengunjung berkesempatan untuk berbincang-bincang langsung dengan kang Budi Kurniawan, sutradara dari film dokumenter ini. Para pengunjung dengan antusias bertanya dan menggali informasi lebih banyak, khususnya tentang pembuatan film ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan workshop Public Cupping kopi Garut, dengan bantuan teh Jane Sugianto dan kang Asep Sultani, yang keduanya merupakan Q Grader berlisensi dan penggiat industri kopi dari Bandung. Para pengunjung dapat belajar secara langsung untuk menilai kualitas dan rasa kopi Garut, dari mulai aroma, hingga struktur rasa, seperti acidity, body, dan sweetness. Kopi Garut yang diuji dalam Public Cupping ini diantaranya adalah kopi-kopi yang berasal dari Papandayan, Cikuray, Talaga Bodas, Kamojang, dan Pasir Wangi.

View post on imgur.com

Acara ini disambut baik oleh teh Jane Sugianto, seorang Q Grader dari Sf Roastery, Bandung. Teh Jane berharap event ini bisa jadi awal bagi event-event berikutnya, tidak hanya di kompetisi Latte Art, tapi juga manual brewing dan fokus-fokus lainnya dalam industri kopi. Hal ini yang akan terus membuat industri kopi Garut semakin maju kedepannya.

Selama acara Garut Coffee Experience 2017 ini berlangsung, panitia menyediakan stand kopi gratis, serta stand-stand merchandise; termasuk merchandise Jelajah Garut, yang juga menghiasi acara. Para pengunjung antusias mengunjungi stand-stand ini. “Untuk ukuran acara yang pertama kali diadakan, acara ini terbilang sangat bagus dan sukses. Saya juga jadi tahu lebih banyak tentang kopi Garut.”, ujar salah seorang pengunjung yang juga seorang penikmat kopi dari Bekasi.

 

Menduniakan Kopi Garut

Ketika tim Jelajah Garut menemui ketua panitia acara ini, Mochamad Arief, yang juga seorang barista, menyatakan harapannya agar para pelaku industri kopi, dari mulai petani hingga penikmat kopi dapat merasakan pengalaman baru dan wawasan bahwasanya kopi tidak hanya sebatas minuman pelengkap disela-sela obrolan, tetapi juga sebagai sesuatu yang memiliki nilai ekonomi tinggi, serta teknik dan seni yang tidak dapat dipandang sebelah mata.

View post on imgur.com

Acara Garut Coffee Experience 2017 ini merupakan tonggak bagi keberjalanan Kopi Garut di era modern ini. Menurut Kang Asep Sultani, seorang Q Grader dari Armor Kopi dan Indische Archipel Bandung, adanya event seperti Garut Coffee Experience ini bisa jadi motivasi untuk kota-kota lain untuk menyelenggarakan event-event kopi serupa. Selain itu, event ini juga bisa jadi pelecut semangat bagi para penggiat kopi Garut untuk terus meningkatkan kualitasnya dari mulai hulu hingga ke hilir.

View post on imgur.com

 

***

Nantikan liputan khusus Kopi Garut, hanya di www.jelajahgarut.com

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This