Babad Limbangan : Peninggalan Sejarah dari Limbangan

Babad limbangan adalah sebuah sumber informasi yang menguraikan tentang Kerajaan Pakuan Raharja di Limbangan. Informasi ini ada pada sebuah naskah babad yang dikarang dalam bentuk wawacan. Naskah ini berukuran 20.5 x 32 cm, 17 x 17 cm, dengan tebal 39 garis. Naskah ini juga merupakan salah satu koleksi naskah kuno di Kabupaten Garut yang di tulis dengan huruf latin.

Babad Limbangan sebenarnya menceritakan tentang Kerajaan Pakuan Raharja pada masa Prabu Layaran Wangi. Didalamnya disebutkan ketika Prabu Layaran Wangi ingin meminang Putri Rambut Kasih, penguasa daerah Limbangan. Selanjutnya naskah ini juga menceritakan kisah kedua anak Prabu Layaran Wangi, yaitu Prabu Lamansenjaya ketika ditempatkan di Galih Pakuan (Limbangan) dan Prabu Wastu Deswata yang ditempatkan di Dayeuh Luhur.

Nama Limbangan diceritakan datang dari Sunan Gunung Djati. Ketika Sunan Cipancar (Wijayah Kusumah) menghadap Sunan Gunung Djati pada sebuah pertemuan. Sunan Gunung Djati mengusulkan agar mengganti nama Negara Galeuh-Pakuan diganti dengan “imbangan” dengan alasan bahwa Wijayah Kusumah adalah “Seimbang” seperti Sunan Gunung Djati. Selanjutnya istilah “Imbangan” berubah menjadi “Limbangan” seperti sekarang.

 

***

Dukung terus Jelajah Garut melalui usaha-usaha kecil yang kita jalankan:

Jelajah Garut Merchandise | Jelajah Garut Tour Organizer | Jelajah Garut Outdoor Gear Rental

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This