Talaga Bodas, Danau Vulkanik Eksotisme Alam Garut

Tempatnya relatif masih sepi, sehingga cocok buat Travelmate yang mau mencari ketenangan. Nama kawah itu adalah Talaga Bodas (dalam bahasa sunda berarti Telaga Putih).

Banyak orang sudah mengenal Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Nah, Garut juga punya kawah yang tak kalah menarik nan eksotis. Tempatnya relatif masih sepi, sehingga cocok buat Travelmate yang mau mencari ketenangan. Nama kawah itu adalah Talaga Bodas (dalam bahasa sunda berarti Telaga Putih). Kawah Talaga Bodas terdapat pada ketinggian 1.512 MDPL di Gunung Talaga Bodas. Gunung Talaga Bodas sendiri merupakan salah satu gunung tertinggi di Garut dan masuk ke satu dari lima gunung yang digambarkan dalam logo Kabupaten Garut. Gunung stratovolcano ini terbentuk dari lava andesit dan piroklastik serta terbentuk dari letusan Gunung Galunggung.

Talaga Bodas, Danau Vulkanik Eksotisme Alam Garut

Talaga Bodas, Danau Vulkanik Eksotisme Alam Garut

Talaga Bodas terletak di Kecamatan Wanaraja. Jaraknya dari Garut Kota sekitar 28 km, atau sekitar 1 jam – 1.5 jam perjalanan. Kawasan pegunungan ini terbagi atas 2 wilayah, yaitu Taman Wisata Alam dan Cagar Alam. TWA Talaga Bodas mencakup area danau/telaganya saja. Luasnya 27,88 ha. Sedangkan untuk cagar alamnya sendiri mempunyai luas 258,050 ha.

Kawah Talaga Bodas

Untuk mencapai kawah ini, Travelmate bisa menggunakan angkutan umum yang menuju Sukawening. Lalu berhenti di alun-alun Wanaraja. Dari sini Travelmate melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek hingga masuk area TWA Talaga Bodas.

Travelmate akan disuguhi pemandangan hijau sepanjang perjalanan. Mulai dari aktivitas pertanian hingga hutan. Dari kejauhan, Travelmate bisa melihat Gunung Talaga Bodas itu sendiri. Jangan sampai terlewat untuk melihat salah satu gunung yang sempat menjadi topik hangat beberapa tahun lalu, yaitu Gunung Sadahurip, gunung kerucut yang dipercaya merupakan piramida.

Piramida Sadahurip

Talaga Bodas masih relatif sepi dari pengunjung, apalagi di hari-hari kerja. Membuat suasana lebih tentram dan nyaman. Dari pos tiket, anda bisa menggunakan ojek atau berjalan kaki sekitar 200 meter. Hamparan luas danau vulkanik yang masih aktif, suara burung-burung hutan, serta pemandangan asri menjadi daya tarik tempat ini.

Di sini juga ada pemandian air panas alami. Bagi yang ingin berendam di air belerang, jangan lupa membawa baju ganti ya… Katanya berendam di air panas yang masih mengandung belerang itu baik untuk kesehatan kulit, apalagi buat mereka punya kulit sensitif. Hehehe…

Ingin menjelajah Kawah eksotis ini, bersama tempat-tempat menarik di Garut Utara yang lain? Ayo agendakan trip kalian bersama kami di Jelajah Garut Explore Garut Utara!

Jika Travelmate mau mengeksplore lebih jauh, Travelmate bisa trekking santai ke tempat yang bernama Kawah Saat. Kawah saat adalah kawah yang aktif, namun tidak seperti Talaga Bodas yang berbentuk danau (Kawah Saat sendiri dalam bahasa sunda berarti Kawah yang kering/surut). Untuk megakses tempat ini, salah satu patokannya adalah shelter yang berada di dekat jembatan menuju kolam pemandian air panas. Tempat ini sudah termasuk kawasan Cagar Alam. Travelmate harus berhati-hati disini, selain masih terdapat kawah aktif, di tempat ini pula masih terdapat cukup banyak populasi babi hutan. Selain itu, untuk memasuki kawasan Cagar Alam diperlukan izin khusus dari Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA).

Kawah Talaga Bodas dari Beuti Canar

Puncak tertinggi dari Gunung Talaga Bodas adalah Beuti Canar. Disarankan untuk tidak mencari tempat ini, kecuali dengan izin dan guide lokal. Hutannya masih rapat dan masih terdapat cukup banyak hewan liar disini. Ketinggian Gunung Beuticanar adalah 2.211 Mdpl. Dari puncak Beuti Canar ini Travelmate bisa melihat danau Talaga Bodas dari ketinggian. Sangat menakjubkan!

Talaga Bodas adalah satu dari beberapa spot yang masih terjaga keasriannya. Harus tetap kita jaga ya. Be a smart traveler, be a responsible traveler!

Kawah Talaga Bodas

 

Akses :

Kendaraan umum: Dari terminal Guntur gunakan angkutan umum berwarna putih merah nomor 07 (jurusan Term. Guntur- Sukawening) berhenti di alun-alun Wanaraja. Ongkos Rp. 7.000. Dilanjutkan naik ojek dengan ongkos Rp. 25.000 – Rp. 35.000.

Kendaraan pribadi: ikuti jalan raya Karang Pawitan – Wanaraja, dari alun-alun Wanaraja belok ke kanan ke jalan dengan tanda Talaga Bodas. Akses jalan sudah cukup baik walaupun di beberapa bagian masih rusak parah.

***

Tiket Masuk :  

  1. WNI

Rp. 5.000 (Weekday) | Rp. 7.500 (Weekend dan hari libur)

  1. WNA

Rp. 100.000 (Weekday) | Rp. 150.000 (Weekend)

  1. Tiket masuk Kendaraan

– Roda 2 : Rp. 5.000 (Weekday) | Rp. 7.500 (Weekend dan hari libur)

– Roda 4 : Rp. 10.000 (Weekday) | Rp. 15.000 (Weekend)

– Roda 6 : Rp. 50.000 (Weekday) | Rp. 75.000 (Weekend)

Baca juga :

Catatan perjalanan dari kontributor kita :
Catatan Perjalanan : Menggali Pesona Garut Melalui Talaga Bodas dan Piramida Sadahurip

  1. sama layaknya di post tegal panjang, papandayan dulu….
    maaf min, untuk daerah2 Cagar Alam, bagusnya gak diekpos..
    kalo pun mesti diekpos, kasih pembaca pengetahuan mengenai izin simaksi dari BKSDA…
    bukan hanya diingatkan harus berhati-hati gegara kawah aktif, banyak babi hutannya (itu rumahnya mereka, kita yg bertamu).

  2. aulia paramitha says:

    malam, ingin bertanya bagaimana untuk akses bis besar? apa tempat ini cocok untuk disinggahi oleh kurang lebih 100 orang? apa terdapat guide lokal disana? terima kasih

    • untuk bis besar belum bisa masuk hingga lokasi kawah, tapi bisa diparkir di alun-alun wanaraja, dan dilanjut dengan menggunakan mobil pick up. Tim Jelajah Garut juga bisa mengorganisir perjalanan jika teteh/akang membutuhkannya 🙂

Leave a Reply to jelajahgarut Cancel Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This