Rute Keempat Jelajah Garut Tahun 1924

Jalan Otista di Tanjung – air terjun Citiis – kampung Pasawahan - jalan Otista.

Rute Keempat Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Keempat Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Keempat Jelajah Garut Tahun 1924

Para pendaki Gunung Guntur pasti tahu betul jalan ini; dari Tanjung (kini di samping Pom Bensin) berjalan menuju Waterval Tji-Tiis (Curug Citiis) adalah rute awal pendakian Gunung Guntur. Para pendaki veteran Gunung Guntur juga pasti tahu rute jalan dari pasawahan, di Jalan Cipanas Baru.

Nah, rute inilah yang ditawarkan di rute keempat; ditandai di peta dengan bulatan berisi empat titik hitam. Perjalanan dimulai dari Tanjung menuju Curug Citiis. Dapat dilihat di peta, jalan menuju Curug Citiis digambarkan dengan garis putus-putus. Itu berarti jalan besar sudah berganti menjadi jalan setapak. Memang dulu, untuk mencapai Curug Citiis, kita harus memasuki kawasan hutan terlebih dahulu, sedangkan sekarang, kita tinggal menumpang truk pengangkut pasir saja. Hutan di sekitar aliran sungai dari Citiis ini juga sudah rusak.

Dari Curug Citiis tentu kita bisa tengadah untuk menggapai puncak Guntur, tapi dulu sepertinya pendakian bukan sesuatu yang bisa dilakukan setiap orang. Orang Belanda yang tercatat pernah mendaki Gunung Guntur saja hanya segelintir orang, itupun dalam rangka penelitian. Untuk kegiatan wisata seperti jalan-jalan, mencapai Curug Citiis saja sudah lebih dari cukup. Di Curug ini kita bisa botram lalu kembali turun.

Rute Keempat Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Keempat Jelajah Garut Tahun 1924

Nah dari jalan warga, jangan ikuti jalan kembali ke Tanjung jika kalian ingin mengikuti rute ini. Ikuti jalan lurus menuju Jalan Cipanas Baru, yang sepertinya saat itu belum dibangun. Asyiknya, setelah dingin-dinginan di Curug Citiis, kalian bisa langsung jalan berhangat-hangat di Cipanas.

|| JGTours || JGMerch || JGRental ||

***

Rute Keempat Jelajah Garut Tahun 1924
Jelajah Garut, 2016

Sumber:

Eenige Wandelingen in de Omstreken van Garoet Behoorende bij de Wandelkaart, Java Vereeniging Toeristenverkeer

naratasgaroet.wordpress.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This