Rute Keempat-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Jalan Tarogong-Bagendit – situ Bagendit – kampung Bagendit – kampung Pungkur – jalan Tarogong-Bagendit.

Rute Keempat-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Keempat-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Keempat-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Rute ini didedikasikan untuk mereka yang ingin jalan-jalan di sekitar Situ Bagendit. Tidak seperti sekarang, dimana Situ Bagendit lebih didominasi wisatawan lokal dari Garut, dulu wong Londo sangat suka dengan Situ Bagendit ini. Mereka tertarik dengan anak-anak yang (mungkin mengamen) bermain angklung di sekitar Situ dan main rakit-rakitan.

Dengan Rute ini, selain bisa menikmati panorama Situ Bagendit, turis yang jalan-jalan juga bisa mengunjungi kampung-kampung pribumi, seperti kampung Bagendit dan kampung Pungkur. Sekarang, sedikit orang yang sengaja menyusuri jalan-jalan ini untuk mengunjungi kampung warga lokal. Mayoritas orang datang untuk berkunjung ke Situ Bagendit.

Walaupun demikian, saat ini rute ini masih sangat walkable dan bike-able. Jalan yang dilewati bukan jalan utama (malah lebih seperti jalan perkampungan) sehingga lalu lintas pun tidak padat dan masih asri. Kalian masih bisa menemukan banyak teduhan hijau. Pemandangannya pun masih tetap indah, entah kalian ingin melihat ke arah danau Situ Bagendit, atau kalian ingin melihat Gunung Guntur di kejauhan yang menjadi latar pemandangan di Situ Bagendit.

Rute Keempat-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Keempat-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Selain itu kalian juga tentu bisa berkunjung ke dalam kawasan wisata Situ Bagendit, melihat bagaimana pembangunan pariwisata di sana, menganalisis potensinya, dan memberikan kritik serta masukan untuk pembangunan kedepan.

Jika kalian datang bersama istri dan anak, tentu akan sangat menyenangkan juga mengajak mereka main angsa ke tengah danau. Hehe…

***

|| JGTours || JGMerch || JGRental ||

***

Rute Keempat-belas Jelajah Garut Tahun 1924,
Jelajah Garut, 2016

Sumber:

Eenige Wandelingen in de Omstreken van Garoet Behoorende bij de Wandelkaart, Java Vereeniging Toeristenverkeer

naratasgaroet.wordpress.com

***

Rute Keempat-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This