Rute Kedua-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Kampung Cimaragas – menyusur Slokkan Cimanuk – menyeberang Sungai Cimaragas – mengikuti Slokan Cimanuk lagi – terus sampai kampung Cimasuk – mengikuti lagi Slokan Cimanuk – sampai jalan raya Karangpawitan. Dapat pula dari kampung Cimasuk langsung ke jalan raya di kampung Kaum. Atau, dari Slokan Cimanuk bisa menuju Sukaregang melalui jalan Gagaklumayung.

Rute Kedua-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Kedua-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Kedua-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Dengan awal yang sama dengan rute kesebelas, di Cimaragas, rute ini mengambil arah yang berlawanan. Dari Cimaragas (disebut ada batu mil ke 44) rute ini akan berakhir di Jalan Raya Karangpawitan lalu kembali menyusuri jalan menuju Jalan Jend. A. Yani, tepatnya di Sukaregang.

Rute Kedua-belas ini ditandai dengan bulatan berisi lima titik hitam dengan angka 1 hingga 9. Awalnya kita bergerak ke arah selatan dari Cimaragas dengan angka 1, menyusuri Slokan Cimanuk ke Tjiboeroej (Ciburuy) dengan angka 2. Dari sana kita ikuti angka 3, 4, dan 5, meyusuri Slokan Cimanuk lagi menuju Cimasuk. Dari nomor 5 ini, kita bisa langsung menuju ke nomor 9, yang kini menjadi Jalan Gagak Lumayung, Sukaregang, atau terus menyusuri 6, 7, dan 8, atau tidak melewati 7, hanya 6 dan 8 saja. Pilihan ini terserah dari kekuatan kaki kalian sadja.

Rute Kedua-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Rute Kedua-belas Jelajah Garut Tahun 1924

Jika diperhatikan dengan seksama, sebagian besar dari rute ini sekarang sudah bertransformasi menjadi sebuah jalan besar dengan nama Jalan Jend. Sudirman. Sekarang Jalan Jend. Sudirman adalah salah satu jalan yang cukup sibuk di Garut. Mungkin kalian tidak akan begitu menikmati jalan-jalan di rute ini. Tapi sekarang ada rute lain di dekat rute ini yang sering digunakan para pesepeda dan penikmat alam. Yak, rute itu adalah rute menuju Karacak Valley di Gunung Karacak. Di area ini juga banyak tersimpan rute-rute mountain bike yang menantang namun masih jarang diketahui banyak orang.

Tentu saja sekarang rute kedua-belas ini masih banyak digunakan untuk wisata jalan kaki, tapi bukan untuk menikmati alam, melainkan berjalan kaki dari satu toko kerajinan kulit ke toko kerajinan kulit lainnya, hehe…

***

|| JGTours || JGMerch || JGRental ||

***

Rute Kedua-belas Jelajah Garut Tahun 1924
Jelajah Garut, 2016

Sumber:

Eenige Wandelingen in de Omstreken van Garoet Behoorende bij de Wandelkaart, Java Vereeniging Toeristenverkeer

naratasgaroet.wordpress.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This