Curug Nyogong : Sepotong Surga dari Garut Selatan

Keindahan yang ditawarkan sepanjang jalan hingga ke titik utama yaitu Curug Nyogong memang bak surga dunia. A little piece of heaven!

Pesona Curug di Kabupaten Garut memang tiada habisnya. Mulai dari Curug Citiis dikaki Gunung Guntur, Curug Cihanyawar dan Curug Cisarua dikaki Gunung Cikuray, serta Curug Orok dan Sanghyang Taraje di Garut Selatan. Belum lagi curug-curug tersembunyi di Garut Utara dan Garut Selatan yang jumlahnya tidak sedikit. Hal ini membuat Garut juga sah jika ingin dijuluki Kabupaten 1001 Curug karena memang terdapat banyak curug. Salah satu keeksotisan Curug lainnya adalah Curug Nyogong di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cihurip.

Curug Nyogong, Cihurip

Akses menuju curug ini bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampang karena tidak terlalu banyak masuk jalan lain dan susah karena setelah jalan utama, Travelmate akan disuguhi oleh jalan desa yang sebagian besar rusak. Jalan menuju Kecamatan Cihurip ini terletak di ruas jalan antara Cikajang-Pameungpeuk. Beloklah ke kiri di sekitar Gunung Gelap, masuk ke gapura dengan tulisan Kecamatan Cihurip. Kalian akan bertemu Sungai Cisanggiri yang salah satu alirannya berasal dari Curug Nyogong. Terus ikuti jalan perbukitan ini, seperti jika kalian ingin mengunjungi Curug Cibadak, di Cisangkal, Cihurip.

Sungai Cisanggiri, Cihurip

Dari jalan utama ini, setelah perbukitan yang indah dan masuk ke pemukiman, belok lah ke kanan ke desa mekarwangi. Tidak ada tanda jalan, sehingga kalian harus sering bertanya pada penduduk sekitar. Patokan belok kanan ini adalah ketika travelmate menemukan masjid disebelah kiri; ambil jalan ke kanan kearah Desa Mekarwangi.

Jika sudah melewati jalan di Desa Mekarwangi, tempat terbaik yang bisa dijadikan titik awal akses untuk ke Curug Nyogong ini adalah Kantor Kepala Desa Mekarwangi. Travelmate bisa menitipkan kendaraan di Kantor Desa Mekarwangi sekaligus bertanya tentang jalan menuju curug ini kepada para petugas di kantor desa. Para petugas desanya pun baik dan ramah serta rajin menabung. Hehehe…

Curug Nyogong, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cihurip

Curug Nyogong, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cihurip

Nah, dari sini perjalanan akan jadi semakin berat, karena kalian harus trekking melewati hutan tropis yang masih rapat. Ikuti jalan setapak, dan jangan berbelok ke kiri bawah, karena itu akan membawa kalian ke area Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Ikuti terus jalan setapak lurus, yang semakin lama akan semakin licin jika kalian datang di musim hujan. Jika kalian sudah menemukan saluran air buatan yang digunakan untuk memutar turbin PLTMH, maka kalian sudah dekat dengan Curug Nyogong. Ikuti saja saluran air tersebut.

Ingin berkemah di pinggir Pantai Selatan Garut? Ayo jelajahi pesona pesisir pantai selatan garut, bersama kami di Jelajah Garut Beach Camp – Garut South Coast, Discovering 80 km of Hidden Paradise

Walaupun trekking ini lumayan menguras energi, sepanjang perjalanan, Travelmate akan dimanjakan dengan pemandangan hijau yang menyegarkan mata dan hati. Curug-curug di sini ternyata banyak dan tinggi-tinggi, kalian akan melihatnya di tebing di depan kalian. Sangat indah. Ada Curug Cibalinaga yang sangat tinggi di depan tebing, dan belum memiliki akses. Lalu ada Curug Cialeuan yang juga sangat tinggi dan deras di sisi kanan dari arah kedatangan kalian. Curug Nyogong sendiri ada di bawah aliran Curug Cialeuan.

Curug Cibalinaga, Cihurip

Curug-curug tinggi ini masih sulit diakses, bahkan Curug Cibalinaga masih sulit diakses dengan berjalan kaki karena harus menyeberangi sungai yang deras. Padahal dari kejauhan saja sudah terlihat curug tinggi ini sangat menawan dengan beberapa jatuhan air. Sumber dari curug-curug ini berasal dari Sungai Cisanggiri yang mempunyai hulu di sekitar Gunung Gelap. Curug Cialeuan yang berada di atas Curug Nyogong pun masih sulit dikunjungi.

Curug Nyogong sendiri adalah curug yang relatif rendah, namun cukup lebar, dengan debit air yang sangat besar, membuat siapa saja yang melihatnya akan merasa bergetar dan merinding. Nyogong berarti berbelok; sesuai dengan namanya, curug ini memang berbelok dari jatuhan pertama Curug Cialeuan, dan berbelok lagi setelah jatuhan Curug Nyogong. Debit airnya yang tinggi, terutama di musim hujan membuat aliran air cukup berbahaya untuk dipakai berenang. Bahkan di musim kemarau, curug ini tidak pernah kering, dan selalu menjadi tumpuan masyarakat Cihurip, karena digunakan sebagai pembangkit listrik.

Jika hendak mengunjungi Curug Nyogong, rencanakan perjalanan kalian dengan baik. Jangan datang terlalu sore karena kabut tebal bisa tiba-tiba turun dan mempersulit kalian. Aksesnya juga masih bisa dibilang sangat alami. Untungnya warga sekitar udah bikin jalan setapak yang cukup mudah diikuti.

Curug Nyogong, Cihurip

Keindahan yang ditawarkan sepanjang jalan hingga ke titik utama yaitu Curug Nyogong memang seperti surga. A little piece of heaven. Membuat kita tidak menyangka bahwa Garut diselimuti oleh keindahan-keindahan tersembunyi bak surga.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This