Asgar Muda : Berkarya Membangun Garut!

Asgar Muda: Berkarya Membangun GarutKunjungan Chevron

Pemuda adalah agen perubahan.”

Pepatah yang sudah tidak asing lagi bukan, Travelmate? Semangat, cita-cita dan keberanian pemuda memang selalu menjadi topik hangat. Tak terkecuali di Garut, Travelmate. Jadi kali ini tim Jelajah Garut bakalan ngebahas tentang salah satu Paguyuban Pamuda yang paling eksis di Garut. Say hello to Asgar Muda!

Asgar Muda adalah organisasi kekaryaan pemuda Garut yang berorientasi kepada peningkatan kesejahteraan Masyarakat Garut. Namun, mereka tidak lupa dengan identitas mereka sendiri.  Maka bersamaan dengan upaya peningkatan kesejahteraan Warga Garut, mereka juga mengusung dan melestarikan nilai-nilai budaya Garut.

Asgar Muda sudah berumur 7 tahun loh, Travelmate. Didirikan pada 12 Mei 2007 oleh Kang Goris Mustaqim, Oganisasi ini bertahan dengan dedikasi menampung semua potensi pemuda “Asli Garut” untuk berkontribusi ke daerahnya.

Sedikit lebih formal, visi dari Asgar Muda adalah, “Pembinaan dan Aktualisasi Pemuda untuk Kesejahteraan Masyarakat Garut.” Sedangkan misi mereka adalah untuk  Menumbuh-kembangkan semua potensi sumber daya manusia pemuda Garut agar memiliki dan menjaga nilai-nilai kepribadian dan budaya Garut guna memunculkan komitmen mengabdi terhadap daerahnya.”

Visi dan misi Asgar Muda itu dilambangkan dengan suatu komitmen pada mottonya, “Berkarya membangun Garut.” Keren banget kan Travelmate?

Ngapain Aja Sih AsMud teh?

Arti logo mereka udah jelas : banyak aksi, ga banyak rumpi. Jadi tentu Asgar Muda udah punya segudang karya. Yang pertama adalah pemberdayaan yang telah dan sedang dilakukan Asgar Muda sejak tahun 2007, yaitu pemberdayaan Petani Akar Wangi yang dipelopori Kang Goris Mustaqim.

Berjalan setahun, mereka buat acara Techie 2008, suatu langkah mendongkrak ekonomi kreatif yang potensial dari pemuda Garut. Acaranya meriah banget sampai dari Kemenristek pun datang, serta alat-alat peraganya yang canggih-canggih.

Lalu pada tahun 2009, ada Garut Summit, sebagai penggebrak gerakan Asgar Muda untuk kekaryaannya. Diselenggarakan di Alun-Alun Garut, Garut Summit menghelat “Burayot” (Budaya Rakyat Garoet), Jeruk Garut (Jelajah Produk Garut) berupa pameran UMKM, Kuliner, dan pameran foto, juga tersedia Garut Coaching Clinic bagi para pengunjung yang hendak mempelajari cara membuat berbagai produk keunggulan setempat. Terdapat pula agenda Akar Wangi (Arena Kreasi Wahana Anak Negeri), berupa penampilan atraksi anak muda Garut, lukisan Iwan Ridwan (peraih Muri lukisan terkecil) dikombinasikan dengan permainan tradisional, pameran produk kreasi anak muda, BMX, skateboard dan grafiti.

Selanjutnya ada Garut Festival 2011, yang kegiatan intinya adalah untuk nge-promote seni dan budaya di Garut. Bahkan acara ini udah ngegaet kota tetangga, Tasikmalaya dan Bandung, untuk sama-sama nampilin kesenian dan budaya lokalnya.

Di bidang pendidikan, ada Asgar Muda Super Camp (AMSC), yang udah jalan dari 2007. Kegiatannya berbentuk pembinaan pelajar-pelajar SMU-Sederajat yang akan mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN dulu, namanya silih berganti hingga kini jadi SBMPTN). AMSC ini sekarang udah angkatan ke-9 lho. Jadi kegiatan ini rutin diadakan.

Selain itu, juga ada Training & Konsultasi Bakat (LeadPro AsgarMuda), yang merupakan hasil kerjasama dengan LeadPro Indonesia yang digagas oleh Abah Rama, salah satu penggas Talent Mapping di Indonesia.

Wah, udah banyak banget kan karyanya? Keren banget.

***

Saking lamanya Asgar Muda eksis ngasih karya buat Garut, kepengurusan Asgar Muda pun udah silih berganti. Dari generasi pendiri yang dulu dirintis Kang Goris  Mustaqim dan teman-temannya, hingga ketuanya yang sekarang, Kang Aji Imam Muflih. Kang Aji dan Kang Goris ini sama-sama lulusan ITB loh. Mereka berdua juga sama-sama peduli banget sama tanah yang ngebesarin mereka, jadi seudah lulus mereka terus berkarya buat Garut.

Nah, sebenarnya masih banyak aksi-aksi lainnya dari Asgar Muda. Kamu bisa dapatkan infonya lengkap di sekretariat mereka, Jalan Muhammadiyah No. 48.

Logo dan Artinya

1620569_1470700886478285_642219496_n

 

Lambang Asgar Muda ialah kepala domba Garut berwarna putih yang terdiri dari dua tanduk, dua telinga dan dua mata tanpa hidung dan mulut,  dengan latar merah menyala dan tulisan Asgar Muda di samping kanannya.

Domba Garut melambangkan para pemuda Garut yang “tandang di lapang” seperti Domba Garut yang merupakan spesies domba terbaik.

Dua tanduk melambangkan semangat anak muda dalam membuat dobrakan melalui kreativitas dan energinya.

 



Dukung terus Jelajah Garut melalui usaha-usaha kecil yang kita jalankan:

Jelajah Garut Merchandise | Jelajah Garut Tour Organizer | Jelajah Garut Outdoor Gear Rental

  1. NANG ASGAR says:

    SELAMAT BERKARYA ANAK-ANAKU SEMOGA KALIAN TETAP MAMPU BERKIPRAH DAN BERKARYA UNTUK KEMAJUAN GARUT DAN KEMASLAHATAN WARGA GARUT…..TERUTAMA DALAM MEMBANGUN DAN MEMPERSIAPKAN GENERASI MUDA YANG SIAP BERSAING DI ERA GLOBAL DENGAN TETAP BERPEGANG PADA NILAI-NILAI AGAMA DAN KEARIFAN LOKAL YANG KITA MILIKI………MASIH PANJANG PERJALANAN KALIAN….SELAMAT BERJAUANG SEMOGA KESUKESAN MENYERTAI KALIAN SEMUA…….(gurumu)

  2. assalamualaikum, kang gaduh kontakna kang goris mustaqim ketua asgar muda? atanapi ketua asgar muda anu di Garut ge teu sawios ? abdi bade wawancara

Leave a Reply to Aftah Cancel Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Pin It on Pinterest

Shares
Share This